Pilkada Sulbar Berpeluang Digugat

Dipublish oleh Voucher K-vision on Kamis, 21 Juli 2011

Polman, Sulbar (Phinisinews) - Pilkada
Gubernur Sulawesi Barat berpeluang
digugat salah satu calon yang
menganggap pelaksanaan tidak
sesuai dengan mekanisme
pengawasan dari Panwas. "Bukan berarti kami melakukan
provokasi terhadap salah satu calon
yang nantinya tidak terpilih untuk
melakukan gugatan, namun ini sesuai
dengan kenyataan dan mekanisme
pelaksanaan pilkada yang tidak melalui tahapan pengawasan," ujar
Ketua Panwas Sulbar, Lukman di
Polewali Mandar (Polman), Kamis.
Dia mengatakan, ada beberapa
tahapan pilkada yang tidak melalui
mekanisme pengawasan oleh Panwas akibat keterbatasan anggaran untuk
menjalankan tahapan dan melakukan
pembentukan petugas pengawas
hingga tingkat paling kecil pada
seluruh kabupaten di Sulbar.
Beberapa tahapan yang tidak melalui pengawasan Panwas adalah
penetapan Daftar Penduduk Potensial
Pemilih (DP4) menjadi Daftar Pemilih
Sementara (DPS) yang sementara
dijalankan Komisi Pemilihan Umum
pada tiap kabupaten. Selain itu, tahapan yang tidak
mendapat pengawalan Panwas
adalah pelaksanaan verifikasi calon
serta proses deklarasi telah
diselenggarakan oleh calon, hal
tersebut berkaitan dengan pengawasan dan pelanggaran yang
bisa saja terjadi, namun tidak bisa
diawasi karena belum terbentuknya
panitia pengawas pilkada.
"Harusnya beberapa tahapan
pembentukan Panwas hingga tingkat kabupaten dan kecamatan telah
dirampungkan Mei 2011. Hal tersebut
baru kami lakukan sekarang dan
secara otomatis banyak tahapan yang
diselenggarakan KPU tidak bisa kami
awasi," ungkap Lukman. Menurut dia, kinerja Panwas hanya
maksimal 20 hari sebelum
pelaksanaan pemungutan suara yang
rencananya diselenggarakan 10
Oktober 2011. Ia mengaku tidak
bertanggungjawab atas beberapa tahapan yang sebelumnya telah
dilaksanakan tanpa melalui
pengawasan.
Lukman juga menyebutkan, dalam
aturan undang-undang pemilu
mengharuskan Panwas melakukan pengawasan terhadap seluruh proses
yang diselenggarakan KPU maupun
seluruh kegiatan yang
diselenggarakan calon gubernur dan
wakil gubernur.
"Namun kami tetap akan menjalankan tugas sesuai dengan kesanggupan
dan kemampuan anggaran yang kami
miliki sebab kami juga tidak bisa
berbuat banyak jika mengalami
keterbatasan anggaran," ungkapnya.
Ia tetap berharap agar pilkada yang akan diselenggarakan tidak sesuai
dengan kekhawatiran yang diprediksi
akan terjadi, sehingga kondisi sosial
dan politik juga tetap kondusif.



sumber:
PhinisiNews/Ant

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar