Aras Legowo Demokrat Digunakan AAS-Aladin

Dipublish oleh Voucher K-vision on Jumat, 29 Juli 2011

Mamuju (ANTARA News) - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Barat, H. Aras Tammauni menyatakan legowo partai Demokrat digunakan pasangan calon gubernur, Anwar Adnan Saleh dan calon wakil gubernur Aladin S Mengga pada pilkada gubernur 10 Oktober.
"Surat Keputusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat hingga saat ini belum saya lihat. Jadi, saya sama sekali belum menandatangi SK dukungan partai tersebut kepada pasangan Anwar-Aladin, untuk menjadi kendaraan politik di pilgub. Tetapi, bila memang DPP telah memberikan rekomendasi kepada Anwar-Aladin itu tidak masalah," kata Aras Tammauni saat ditemui di kediamannya di Mamuju, Jumat.
Menurut dia, dukungan Partai Demokrat kepada Anwar-Aladin boleh-boleh saja. Namun, secara pribadi, sikap politik dukungan itu bisa jadi kepada kandidat lain.
"Jujur saja, saya sangat kecewa karena koalisi yang dibangun antara Demokrat dan Golkar tidak menjunjung komitmen bersama yang telah terbangun sejak awal bahwa calon pendampingnya dari Demokrat. Tetapi, tiba-tiba AAS memilih calon wakil gubernur diluar Demokrat sehingga saat itu saya memilih mundur untuk memberikan dukungan politik secara total pada Pilgub 10 Oktober 2011," katanya.
Aras menyampaikan, sejak koalisi Demokrat dan Golkar gagal terbangun
dengan baik, dirinya hingga saat ini belum pernah berkomunikasi dengan Gubernur Anwar Adnan Saleh.
Karena itu kata dia, sikap dukungan politik secara pribadi kepada tiga pasangan belum ada walaupun partai Demokrat telah digunakan oleh pasangan AAS-Aladin.
"Saya lihat dulu siapa yang memiliki peluang menang di pilgub. Makanya, saya lebih cenderung menyalurkan sikap dukungan saya kepada pasangan lain atau kepada Ali Baal Masdar-Tashan Burhanuddin karena memiliki peluang besar untuk mengalahkan pasangan AAS-Aladin," terangnya.
Ia mengatakan, dirinya pasti mengarahkan dukungan kepada salah satu dari tiga pasangan cagub- cawagub di pilgub Sulbar yang pelaksanaannya tinggal tiga bulan ke depan.
"Dari pada saya mati konyol, lebih baik saya mengarahkan dukungan kepada calon yang berpeluang menang di pilgub. Pastinya, saya akan melihat konstalasi politik jelang pilgub berlangsung kemana arah dukungan yang sesungguhnya. Bagi kader partai, saya tidak akan melakukan intervensi kepada siapa mereka memberikan dukungan politiknya," ungkapnya. (T.KR-ACO/F003)



sumber:
antara-sulawesiselatan.com

SAYA TUNGGU KOMENTARNYA DI BUKU TAMU

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar