
Gubernur
Provinsi Sulawesi Barat Anwar Adnan
Saleh menyatakan safari Ramadan
yang dilakukannya pada bulan suci
Ramadan 1432 hijriah bukan untuk
dijadikannya sebagai ajang kampanye politik pilkada tahun 2011.
"Safari ramadhan yang digelar
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat
(Sulbar) bukanlah sebagai ajang
kampanye politik, tetapi untuk
dijadikan sebagai ajang bagi kita semua dalam rangka mempertebal
rasa keimanan dan ketaqwaan kita
kepada Allah SWT," kata Gubernur
Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Mamuju,
Jumat.
Pemerintah Provinsi Sulbar menggelar safari Ramadan 1432 hijriah di lima
Kabupaten di Sulbar, setiap Kabupaten
digelar safari Ramadan di dua
Kecamatannya.
Ia mengatakan, safari Ramadan wajar
dilakukan Pemerintah di Sulbar sebagai ajang untuk mengingatkan
masyarakatnya agar tetap
memperbanyak ibadah karena bulan
suci Ramadan tempatnya untuk
memperbanyak pahala.
"Bulan Ramadan ini hendaknya semua kita memperbanyak amalan,
pahala dan doa agar dikehidupan kita
kelak selalu mendapat tempat di
sisiNya, bulan Ramadan ini jangan
disia-siakan untuk memperbanyak
amalan pahala," katanya. Untuk itu, ia mengatakan, apabila di
bulan Ramadan ini pemerintah di
Sulbar banyak melakukan safari
Ramadan maka itu hanyalah sebagai
ajang dakwah tidak lebih, untuk kita
saling mengingatkan agar semuanya tetap mempertebal ketaqwaan dan
memperbanyak amalan pahala.
"Jadi kalau ada pihak yang
menganggap bahwa safari Ramadan
telah dijadikan sebagai ajang untuk
melakukan kampanye politik pilkada tahun 2011, karena saya akan maju
kembali sebagai Gubernur Sulbar
yang kedua kalinya maka itu sungguh
keliru," kata Anwar yang maju di
pilkada Sulbar berpasangan dengan
Aladin S Mengga. Sehingga ia meminta agar semua
pihak yang berkepentingan secara
politik di pilkada tidak lagi menuding
ajang safari Ramadan yang digelar
pemerintah di Sulbar untuk dijadikan
ajang kampanye. "Mari kita semua berpikiran jernih di
bulan Ramadan ini dengan
memisahkan kepentingan politik dan
agama, jangan dianggap safari
Ramadan yang dilakukan pemerintah
untuk kampanye politik," katanya.
sumber:
phinisi news/ant
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar