Setiap pemilihan calon kepala daerah
selalu ada yang dianggap sebagai
kuda hitam. Untuk pilgub Sulawesi
Barat, yang menyemat posisi kuda
hitam ialah pasangan ABM-TA’.
Agresifitas tim ABM-TA’ memunculkan ketakutan tim calon lain.
Bila melihat
media-media kampanye di lapangan,
sepertinya pasangan ABM-TA’ yang
paling banyak, beragam, dan memiliki
estetika. Mamuju, 21 Juli 2011, Koran Mandar
bertemu dengan salah satu anggota
tim pemenangan pasangan ABM-TA’,
yaitu Rusman Tony. Menurutnya,
menghadapi Pemilukada Sulbar
Oktober 2011 mendatang, tim Ali Baal Masdar – Tashan Burhanuddin (ABM-
TA’) optimis dapat memenangkan
“pertarungan. Tim Media pemenangan ABM-TA’
Rusman Tony mengatakan, “Meski tim
ABM tidak pernah menggembar-
gemborkan hasil survei, tapi posisi
hasil survei ABM sejak awal di survei
sebagai calon gubernur tidaklah mengecewakan, sehingga ABM
dianggap layak maju sebagai calon
Gubernur Sulbar, bahkan akhir-akhir
ini trendnya semakin naik. Baik dari
segi popularitas maupun dari tingkat
keterpihan atau elektabilitasnya, apa lagi setelah resmi berpasangan
dengan Tashan Burhanudin, antusias
dan dukungan terhadap ABM-TA
semakin rill”.
“Kalau kami dari tim pemenangan
ABM-TA’ sejak awal selalu optimis
ABM-TA menang, terutama di wilayah
Polewali Mandar, Majene dan Matra
termasuk wilayah Mamuju Tengah.
Apalagi popularitas dan elektabilitas ABM semakin naik menjelang pilgub.
Sementara dalam teori pemilukada jika
incumbent ikut maju, maka semakin
mendekati hari H pemilihan, tren
incumbent akan semakin menurun,
karena calon lain semakin bekerja untuk dapat memenangkan suatu
pemilihan”, ungkap Rusman Tony di
Hotel D’Maleo Mamuju Kamis, 21 Juli
2011. Lanjutnya, “Dalam menghadapi Pilgub
2011 kami selalu mengedepankan
bagaimana mesin tim pemenangan
benar-benar jalan yaitu rial tim,
termasuk dengan membentuk tim
sayap yang berlapis. Meski ABM-TA tidak melakukan kegiatan deklarasi
disetiap kabupaten, tapi sosialisasi
yang dilakukan setiap saat oleh
pasangan ABM-TA dapat terlihat
antusias masyarakat untuk
memberikan dukunganya semakin nyata, mereka datang dengan
sukarela tanpa di mobilisasi”.
sumber: www.koranmandar.com
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar