Salim-Jawas tidak Mau Berlaku Curang

Dipublish oleh Voucher K-vision on Senin, 18 Juli 2011

salim.jpg



Mamuju (ANTARA News) - Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Sulawesi Barat Salim Mengga
dan Jawas Gani tidak mau berlaku curang di pilkada Sulbar, 10 Oktober 2011.


"Pantang bagi pasangan kami berlaku curang di pilkada Sulbar, kami janji tidak akan melakukan itu," kata Salim Mengga di Mamuju, Minggu.


Salim Mengga yang menjabat sebagai anggota DPR-RI mewakili Provinsi Sulbar di senayan dari partai Demokrat, berpasangan dengan Jawas Gani yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai PAN Sulbar.


Kedua pasangan cagub-cawagub Sulbar itu, maju di pilkada Sulbar dengan mendapat dukungan enam partai politik diantaranya adalah partai
adalah, PAN, PKB, PPD, Partai Buruh, PBR, dan Barnas yang memiliki 10 kursi di DPRD Sulbar.


Salim Mengga mengatakan, dirinya maju di pilkada Sulbar bersama dengan pasangannya Jawas, untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat serta menumbuhkan demokrasi di Sulbar secara sehat.


"Demokrasi itu merupakan pilar pembangunan, tanpa demokrasi pemerintahan tidak akan berjalan baik dalam melaksanakan pembangunan, maka demokrasi itu harus ditumbuhkan di Sulbar, dan prosesnya harus di mulai dari pilkada," katanya.


Oleh karena itu ia mengatakan, pada pilkada Sulbar tahun ini, pasangan Salim Mengga dan Jawas Gani tidak akan berlaku curang dan menghalalkan segala cara untuk menang dipilkada, tetapi akan menghadapi pilkada secara sehat dan bersih tanpa kecurangan.


"Sehingga kami juga meminta kepada kandidat lainnya untuk tidak berlaku curang dan memperlihatkan etika berdemokrasi yang baik di Pilkada, agar pilkada Sulbar dapat berkualitas karena tumbuh demokrasi yang sehat," katanya.


Ia juga meminta agar pelaksana pilkada yakni KPU dapat berlaku independen dan tidak menguntungkan atau merugikan setiap kandidat yang bertarung di pilkada Sulbar.


"Pasangan kami menginginkan pilkada Sulbar dapat berlangsung secara jujur adil dan terpercaya tanpa ada kecurangan agar lahir pemimpin di Sulbar yang dikehendaki rakyat untuk melaksanakan pembangunan, sehingga pelaksana pilkada juga harus tetap mengedepankan independensinya," katanya.


Ia mengatakan, dirinya maju di pilkada dengan target menang dengan meraih suara sekitar 50 persen, meski di pilkada nanti dirinya harus berhadapan dengan adik kandungnya Aladin S Mengga, yang maju di pilkada Sulbar sebagai calon wakil gubernur berpasangan dengan cagub incumbent Anwar Adnan Saleh.


Anwar Adnan Saleh dan Aladin maju di pilkada Sulbar sebagai cagub incumbent dengan didukung tujuh partai Politik yakni Partai Golkar, Hanura, PPP, PDI P, PKS, PKPB, dan PDS, yang memiliki 23 kursi di DPRD Provinsi Sulbar.


"Saya tidak khawatir maju dan akan bertarung dengan adik saya, Aladin, karena kami yakin tidak akan ada benturan, pendukung saya dan pendukungnya berbeda basis, meski kami berdua akan mendapat dukungan besar di Kabupaten Polman, kami maju berdua dan bertarung untuk mengajarkan masyarakat berdemokrasi secara sehat," katanya. (T.KR-MFH/F003)



Sumber Antara-sulawesiselatan.com

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar